Pendahuluan
Halo Sobat M2B!
Agustus telah tiba dengan begitu banyak perubahan di dunia ekonomi dan logistik global. Mulai dari tarif perdagangan yang bergolak, perubahan rute pengiriman karena konflik geopolitik, hingga transformasi digital—semuanya memengaruhi strategi ekspor-impor termasuk usaha kecil menengah (UMKM). Yuk, kita bongkar bersama situasi terkini dan cari tahu bagaimana M2B bisa bantu kamu lebih siap dan tangguh menghadapi gelombang ini.
1. Gambaran Ekonomi Global: Pelan tapi Stabil
- Indeks PMI Manufaktur global pada Juli 2025 menunjukkan angka 49,3, sedikit turun dari bulan sebelumnya—menandakan perlambatan pemulihan pada sektor manufaktur Global Times.
- Asia tetap menjadi benteng—PMI Asia di level 50,5, tetap di atas zona netral selama tiga bulan berturut-turut Global Times.
- Sementara itu, sektor manufaktur AS dan Eropa masih stagnan (PMI masing-masing 48 dan 49,1) Global Times+1.
** Insight M2B:**
Pasar Asia masih menyala—terutama peluang ekspor ke kawasan ini masih terbuka lebar. Meski permintaan global condong tertekan, hal ini jadi momen pas bagi eksportir Indonesia untuk memperkuat jejak di regional tumbuh.
2. Peluang Finansial & Profit: Maersk & DHL Tampil Optimis
- Maersk menaikkan proyeksi pertumbuhan volume kontainer global +2–4% serta EBITDA menjadi US$8–9,5 miliar Investors+3Reuters+3Financial Times+3.
- DHL mencetak laba operasional kuartal kedua lebih tinggi dari ekspektasi (€1,43 miliar), meskipun pendapatan sedikit merosot—dan masih mempertahankan panduan laba tahunan €6 miliar Investors+3Reuters+3Wall Street Journal+3.
** Insight M2B:**
Perusahaan penyedia logistik utama masih tumbuh—membuktikan bahwa strategi efektif (mis. cost control, diversifikasi layanan, digitalisasi) bisa jadi penyelamat di tengah gejolak global.
3. Tren Tarif & Rute: Tarif Turun, Rute Panjang Terus Berlanjut
- Tarif pengiriman Asia–AS terus turun: -58% ke West Coast dan -46% ke East Coast sejak 1 Juni, imbas kelebihan kapasitas dan ketegangan geopolitik Reuters.
- Namun, karena ancaman di jalur Selat Merah (red sea), banyak kapal masih memilih rute memutar lewat Tanjung Harapan—meski lebih panjang—menjaga utilisasi tetap sehat (~86–87%) Reuters+1.
** Insight M2B:**
Biaya spot mungkin turun, tapi panjang jalur dan risiko tetap tinggi. Ini penting buat perhitungan biaya total—bukan sekadar tarif spot.
4. Melangkah dengan Infrastruktur & Teknologi
- Investasi global makin masif; pelabuhan diperdalam, terminal diperluas, dan operasi digerakkan digital untuk perbaikan efisiensi⸺dari Afrika hingga AS ShipUniverse.
- Teknologi seperti AI, IoT, otomasi, dan warehouse pintar jadi motor transformasi logistik modern IMARC Group. Goodman, misalnya, menyiapkan gudang robotik dan data center senilai miliaran untuk responsive supply chain masa depan The Australian.
** Insight M2B:**
UMKM harus mulai terbuka terhadap teknologi—dengan memanfaatkan layanan logistik yang sudah mulai digital, kita bisa efisien, akurat, dan scalable.
5. Ketidakpastian & Kesiapan (Resilience sebagai Segalanya)
- Laporan State of Logistics Report 2025 (CSCMP) menyebut tren “fragile optimism”—logistik menuntut resiliensi, bukan sekadar efisiensi The Supply Chain Xchange+1. Biaya logistik AS naik menjadi 8,8% dari GDP (dari sebelumnya ~7,5%) The Supply Chain Xchange.
- Investasi besar seperti proyek Development Road di Irak (menghubungkan Asia–Eropa), termasuk pelabuhan dan rel, bisa membuka jalur alternatif besar dalam dekade ke depan Wikipedia.
- Ancaman lainnya—cybersecurity di sektor maritim makin serius. Serangan seperti GPS spoofing dan ransomware nyata terjadi; mariner melaporkan kurangnya pelatihan dan tools reaksi arXiv.
** Insight M2B:**
Pilih mitra logistik yang punya protokol keamanan kuat dan backup plan. Ini bukan biaya, tapi investasi untuk menjaga bisnis agar terus berjalan.
6. Dampak Positif di Kawasan: India & Abu Dhabi Memimpin!
- India tengah memperkuat infrastruktur logistik domestiknya untuk meningkat daya tahan dan integrasi global—menandai pergeseran dari sekadar efisiensi ke strategi jangka panjang The Economic Times.
- Abu Dhabi mencatat lonjakan +34,7% dalam perdagangan non-minyak selama H1 2025, menjadi AED 195,4 miliar—menunjukkan posisinya sebagai hub logistik berkembang pesat The Times of India.
** Insight M2B:**
Fokus pada negara-negara seperti India dan UAE bisa membuka pintu ekspor baru—baik lewat kolaborasi infrastruktur maupun naiknya permintaan.
7. Tantangan Tarif & Perubahan Aliran Perdagangan
- Laporan Hapag-Lloyd menyebut 30% pemesanan AS dari China dibatalkan gara-gara tarif tinggi; sebagai gantinya permintaan dari Thailand, Vietnam, Kamboja meningkat nypost.com.
- DHL menegaskan: meski tarif dan ketegangan meningkat, globalisasi masih hidup—karena 75% ekonomi global tetap berjalan lintas negara. Selain itu, mereka sedang ekspansi di 20 pasar inkl. Vietnam dan Indonesia Wall Street Journal.
** Insight M2B:**
Beralih ke pasar Asia Tenggara dan memanfaatkan diversifikasi rute, bisa jadi strategi tangguh. M2B siap memfasilitasi rute-rute ini dengan efisiensi tarif dan layanan ekspor-impor yang solid.
Kesimpulan dan Strategi M2B untuk Agustus 2025
| Tantangan | Strategi M2B untuk UMKM |
|---|---|
| Penurunan permintaan global | Fokus ekspor ke Asia, e-commerce, dan pasar regional |
| Tarif fluktuatif dan rute panjang | Optimasi biaya total (bukan tarif spot), diversifikasi rute |
| Ketidakpastian geopolitik | Pilih mitra logistik adaptif dan antisipatif |
| Transformasi teknologi | Gunakan layanan digital dan data-driven dari M2B |
| Ancaman cyber | Logistik partner yang tangguh secara digital dan aman |
| Kesempatan infrastruktur baru | Manfaatkan jalur rute baru seperti Development Road dan hub seperti India/UAE |
Sebagai UMKM di Indonesia, ini momenmu untuk naik level!
Ya, sekaranglah saatnya:
- Optimalkan ekspor ke Asia dan regional yang sedang tumbuh
- Akses layanan digital logistik canggih—dari e-tracking hingga otomasi dokumen
- Dapatkan konsultasi strategi logistik & ekspor GRATIS dari tim ahli M2B
Kontak M2B sekarang juga—kirim WA atau email kamu, dan kita bangun strategi ekspor-impor yang efisien, tangguh, dan siap bersaing di pasar global!
Penutup
Agustus 2025 penuh tantangan sekaligus peluang. Dunia logistik bergerak cepat—dengan tarif turun, infrastruktur berkembang, teknologi meroket, tetapi resiko geopolitik tetap mengintai. UMKM yang adaptif, memilih partner tepat, dan siap transformasi digital adalah yang akan bertahan dan tumbuh.
Mora Multi Berkah hadir sebagai sahabat logistik kamu—dengan layanan profesional, responsif, dan … siap bantu kamu buat langkah strategis selanjutnya!
Sumber Berita Terkini

Maersk boosts profit outlook as container demand defies trade fears

DHL Q2 profit beats expectations, helped by cost controls

Asia-US sea freight rates set to extend declines amid tariff chaos
UAE: Abu Dhabi’s non-oil foreign trade sees record 35% jump, reaching AED195.4 bn in H1 2025
