Perkembangan Terkini Industri Shipping Line & Freight Forwarding di 2025: Peluang E‑Commerce, Turunnya Tarif, dan Strategi Resiliensi

Halo, teman-teman M2B! Bicara soal shipping line dan freight forwarding di tahun 2025, banyak banget dinamika yang seru—mulai dari tarif yang bikin kaget, inovasi teknologi, sampai adaptasi bisnis logistik kita. Yuk kita ulas santai tapi tajam.

1. Turunnya Tarif Laut Asia–AS karena Kelebihan Kapasitas & Tarik-menarik Politik

Tarif spot untuk rute pelayaran Asia ke pantai barat dan timur AS turun drastis—sekitar 58 % dan 46 % sejak Juni. Penurunan ini disebabkan oleh adanya kelebihan kapasitas kapal dan ketidakstabilan geopolitik dan tarif perdagangan. Beberapa rute juga dialihkan akibat konflik di Laut Merah. overseaslogistic.com+6liputan6.com+6indoshippinggazette.com+6Reuters

2. Maersk Tangguh & Optimistis

Meskipun pasar AS menantang, Maersk menaikkan proyeksi keuntungannya untuk tahun ini. Permintaan kuat dari Asia, Eropa, dan Amerika Latin membantu menopang bisnis, plus ekspansi ke layanan logistik seperti air freight, trucking, dan warehousing membuat Maersk semakin adaptif. Financial Times

3. Hapag-Lloyd Perketat Proyeksi di Tengah Risiko Global

Sementara itu, Hapag‑Lloyd menurunkan ekspektasi laba tahunannya akibat kondisi ketidakpastian global—seperti tarif baru AS dan konflik di Laut Merah. EBITDA dan EBIT direvisi turun, meski ada strategi efisiensi dan kolaborasi dengan Maersk untuk menghemat biaya lebih dari US$1 miliar. Reuters+1

4. Volumen Ekspor Meningkat, Forwarder Dijaga oleh Permintaan Cadangan

Expeditors mencatat pertumbuhan volume kargo laut dan udara sebesar 7 % tahun-ke-tahun, didorong oleh impor yang dipercepat sebelum tarif baru AS diberlakukan. Layanan bea cukai mereka juga tumbuh signifikan, mencatat kenaikan pendapatan 10,5 %.Reuters+2todaylogisticsltd.com+2

5. Perkiraan Kontraksi Pasar Freight Forwarding

Meski rebound terlihat di 2024, pasar freight forwarding diperkirakan akan mengalami kontraksi sebesar 1,1 % di 2025. Faktor utama: tarif yang meningkat, gangguan di jalur utama seperti Laut Merah dan Terusan Panama, serta margin yang makin tipis. CNN Indonesia+2https://www.idxchannel.com/+2

6. Tren Teknologi, E-Commerce, dan Keberlanjutan Semakin Mendominasi


Intinya untuk Pelaku UMKM & Logistik:

  • ** Manfaatkan spot rates:** Tarif yang turun bisa jadi peluang untuk kirim lebih efisien ke AS—asal cepat dan pintar negosiasi.
  • ** Diversifikasi pasar:** Jika AS fluktuatif, coba fokus ke rute lain—Eropa, Asia, Amerika Latin—seperti yang dilakukan Maersk.
  • ** Investasi digital:** Solusi otomatis, pelacakan real-time, AI forecasting bisa jadi pembeda kompetitif.
  • ** Fokus efisiensi & kolaborasi:** Mitra strategis atau konsolidasi kapasitas bisa bantu jaga margin di tengah tren ketat.
  • ** Adaptasi e-commerce:** Pastikan layanan last-mile dan fleksibel untuk tren jualan online yang makin robust.

“Mau optimalkan logistik ekspor impor Anda di tengah pasar yang fluktuatif? Hubungi PT. Mora Multi Berkah untuk solusi freight forwarding pintar, digital, dan efisien. Tempo kirim lebih cepat, margin lebih sehat—cek sekarang!”


Sumber Berita Terkini:

Berita Terkini Shipping & Freight Forwarding

Asia-US sea freight rates set to extend declines amid tariff chaos

Reuters

Asia-US sea freight rates set to extend declines amid tariff chaos

15 days ago

Maersk brushes off US tariffs to lift outlook

Financial Times

Maersk brushes off US tariffs to lift outlook

12 days ago

Hapag-Lloyd lowers 2025 earnings forecast after half-year profit slips

Reuters

Hapag-Lloyd lowers 2025 earnings forecast after half-year profit slips

5 days ago

Expeditors posts upbeat results on higher freight volumes, customs fees

Reuters

Expeditors posts upbeat results on higher freight volumes, customs fees

14 days ago

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top